Cara Hitung PPh 21 Karyawan dengan Software Payroll
Menghitung PPh 21 (Pajak Penghasilan Pasal 21) secara manual bisa rumit dan rawan kesalahan. Artikel ini menjelaskan dasar-dasar PPh 21 dan bagaimana software payroll bisa mengotomatisasi prosesnya.
Apa Itu PPh 21?
PPh 21 adalah pajak yang dipotong dari penghasilan karyawan oleh pemberi kerja. Berlaku untuk:
- Gaji bulanan
- Bonus/THR
- Tunjangan
- Insentif
Tarif pajak mengikuti tarif progresif berdasarkan penghasilan tahunan.
Tarif PPh 21 (2027)
| Penghasilan Tahunan | Tarif |
|---|---|
| Sampai Rp 60 juta | 5% |
| Rp 60 - 250 juta | 15% |
| Rp 250 - 500 juta | 25% |
| Rp 500 juta - 5 miliar | 30% |
| Lebih dari Rp 5 miliar | 35% |
Berlaku tarif progresif (tiap layer dihitung terpisah)
Rumus Dasar PPh 21
Penghasilan Bruto
- Biaya Jabatan (5% maks Rp 500rb)
- Iuran Pensiun/BPJS
= Penghasilan Neto
Penghasilan Neto
- PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)
= PKP (Penghasilan Kena Pajak)
PKP x Tarif Progresif = PPh 21 Terutang
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)
| Status | PTKP per Tahun |
|---|---|
| TK/0 (Tidak kawin) | Rp 54.000.000 |
| K/0 (Kawin, tanpa tanggungan) | Rp 58.500.000 |
| K/1 (Kawin, 1 tanggungan) | Rp 63.000.000 |
| K/2 (Kawin, 2 tanggungan) | Rp 67.500.000 |
| K/3 (Kawin, 3 tanggungan) | Rp 72.000.000 |
Contoh Perhitungan Manual
Kasus: Karyawan gaji Rp 10 juta/bulan, status K/1
Gaji Bruto: Rp 10.000.000 x 12 = Rp 120.000.000/tahun
Pengurangan:
- Biaya Jabatan: 5% x 120jt = Rp 6.000.000 (maks Rp 6jt)
- BPJS TK: Rp 2.400.000
Penghasilan Neto: 120jt - 6jt - 2.4jt = Rp 111.600.000
PPK = 111.6jt - 63jt (PTKP K/1) = Rp 48.600.000
PPh 21 Terutang:
- 5% x 48.6jt = Rp 2.430.000/tahun
- = Rp 202.500/bulan
Kenapa Pakai Software Payroll?
Hitung manual seperti di atas sangat rawan salah. Software payroll mengotomatisasi:
Manual vs Software
| Fitur | Manual/Excel | Software Payroll |
|---|---|---|
| Hitung PPh 21 | Manual | Otomatis |
| Update Tarif Pajak | Manual | Otomatis |
| Lapor SPT | Manual | 1 Klik |
| Slip Gaji | Manual | Otomatis |
| Risiko Salah | Tinggi | Minimal |
Software Payroll dengan PPh 21 Otomatis
| Software | Fitur PPh | Harga |
|---|---|---|
| Talenta | Lengkap + eSPT | Premium |
| Gadjian | Lengkap | Kompetitif |
| OnlinePajak | Fokus Pajak | Kompetitif |
| Jurnal | Integrasi | Premium |
Langkah Setup PPh 21 di Software
Setup PPh 21
Input Data
NPWP, status PTKP karyawan
Setup Gaji
Komponen gaji, tunjangan
Run Payroll
Sistem hitung otomatis
Review
Cek hasil perhitungan
Lapor
Export ke format eSPT
Tips Mengelola PPh 21
- Update data PTKP karyawan — Jika ada perubahan status
- Catat bonus/THR terpisah — Ada metode perhitungan berbeda
- Gunakan software resmi — Update tarif pajak otomatis
- Lapor tepat waktu — Deadline tanggal 20 bulan berikutnya
Kesimpulan
Menghitung PPh 21 memang rumit. Gunakan software payroll seperti Talenta atau Gadjian untuk mengotomatisasi dan menghindari kesalahan.
Investasi di software payroll akan menghemat waktu HR Anda dan mengurangi risiko penalty pajak.
Artikel Terkait
Terakhir diperbarui: Januari 2027